Danau Matano memiliki ukuran panjang 28 kilometer dan lebar 8 kilometer dengan kedalaman sekitar 1.969 kaki atau sekitar 590 meter. Ukuran dalam inilah yang menjadikan Danau Matano menjadi danau terdalam di Asia Tenggara, dan menempati urutan ke-8 terdalam di dunia.
Saking jernihnya air Danau Matano, memungkinkan bagi anda untuk melihat langsung beragam kehidupan makhluk danau yang ada di dalamnya. Wikipedia menyebutkan bahwa Danau Matano memiliki 6 spesies kerang, 6 spesies udang , 3 spesies kepiting, dan 10 spesies ikan bersirip tajam. Ada 2 spesies ikan menarik dan unik yang berada di Danau Matano, yaitu Ikan Buttini dan Ikan Opudi. Ikan Buttini adalah ikan khas yang ada di Sorowako. Bahkan menurut beberapa penelitian dan percobaan, ikan ini hanya bisa bertahan hidup di Sorowako.
Ikan Buttini bisa dimakan dan enak rasanya, apalagi kalau dimasak dengan asam. Penduduk lokal Sorowako senang memakan ikan ini. Sedangkan Ikan Opudi adalah ikan hias berukuran kecil yang sangat indah dan juga merupakan ikan khas Danau matano.
Sayang
sekali komunitas ikan Danau Matono mulai terusik dengan adanya Ikan
Louhan, sebab ikan Louhan adalah predator yang sifatnya mengganggu
spesies ikan-ikan lainnya. Ya, mungkin di sebagian tempat Ikan Louhan
memiliki nilai jual yang cukup tinggi, tapi di Sorowako, keberadaan Ikan
Louhan seperti “hama” yang merusak eksistensi komunitas ikan lainnya.sumber : http://www.azwisata.com/2015/10/keindahan-wisata-alam-danau-matano-soroako.html


Tana Beru terkenal sebagai tempat pembuatan kapal / perahu tradisional.
Anda akan merasa kagum melihat kepiawaian masyarakat membuat kapal
tradisional dengan konstruksi kayu dan peralatan tradisional pula.
Mereka mampu membuat perahu yang sangat kokoh dan megah hanya
berdasarkan pada pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh dari nenek
moyang mereka, tanpa menggunakan gambar atau kepustakaan tertulis.
Sejarah membuktikan bahwa Perahu Phinisi Nusantara telah berhasil
berlayar ke Vancouver Kanada, amerika Serikat pada tahun 1986. Oleh
karena itu, Bulukumba dijuluki sebagai Butta Panritta Lopi, yang artinya
bumi atau tanah para ahli pembuat Perahu Phinisi. Pusat kerajinan
Perahu Phinisi ini terletak di pesisir pantai kelurahan Tana Beru,
Kecamatan Bontobahari, sekitar 24 Km dari kota Bulukumba
Pulau dengan luas sekitar 9 Ha ini memiliki hamparan pasir putih yang
indah di sisi luarnya. Dikelilingi pemandangan laut yang biru anda
dijamin akan merasa betah untuk tinggal berlama-lama di tempat ini.
Berlokasi di Desa Cilelang sekitar 48 Km dari Kota Barru.
Merupakan salah satu dari gugusan kepulauan Spermonde dimana pulau ini
memiliki gugusan terumbu karang yang sangat indah dengan menyimpan
beranekaragam biota laut yang menarik. Terletak di Desa Mattiroujung,
Kecamatan Liukang Tupabiring, dapat dijangkau dengan menggunakan speed
boat sekitar 90 Menit ke arah barat laut Makasar.
Tanjung Bira merupakan pantai pasir putih yang halus dan bersih dengan
air laut yang jernih yang sangat terkenal di Sulawesi Selatan.
pengunjung juga dapat menyaksikan matahari terbit dan terbenam serta
keindahan dua pulau yang ada didepannya yaitu pulau Liukang loe dan
pulau Kambing (tidak berpenghuni). Tanjung Bira terletak sekitar 200 km
dari Kota Makassar atau 40 km dari Kabupaten Bulukumba. Tempat ini telah
dilengkapi fasilitas berupa tempat parkir, penginapan, hotel, villa,
bungalow, dan restaurant dan lain-lain. Di kawasan pantai juga terdapat
pelabuhan fery yang siap mengantar pengunjung yang ingin berwisata ke
pulau Selayar.
Selain terkenal dengan keindahan panorama lautnya, Sulawesi Selatan juga
menyediakan panorama alam pegunungan yang tak kalah indahnya salah
satunya adalah Malino. Malino merupakan tempat wisata di Sulawesi
Selatan yang memberikan pemandangan alam pegunungan dan dataran tinggi
yang sangat sejuk dan memanjakan mata. Tempat wisata yang berada sekitar
90 km dari pusat kota Makassar ini menyajikan keindahan pegunungan
bahkan sebelum anda mencapai tempat tujuan. Selama perjalanan anda akan
dimanjakan dengan hutan pinus serta keindahan batu kapur yang indah.
tempat wisata yang sudah terkenal sejak zaman Belanda ini selain
menyajikan panorama pegunungan juga memberikan keindahan banyak air
terjun yang tidak boleh anda lewatkan. selain itu, karena udara
pegunungan yang dingin tempat ini juga memberikan wisata lainnya seperti
perkebunan teh, lembah biru serta wisata sejarah berupa bunker
peninggalan jepang yang menarik.
Tempat wisata di Sulawesi Selatan yang wajib untuk anda kunjungi
selanjutnya adalah taman nasional Bantimurung. Taman nasional yang
terletak di kabupaten Maros atau kurang lebih 45 km dari pusat kota
Makassar ini sangat terkenal sebagai kerajaan kupu-kupu karena ada
sekitar 250 jenis kupu-kupu yang ada di sana sehingga kupu-kupu
dijadikan mascot sebagai tempat wisata ini. Sehingga anda tidak hanya
akan disajikan dengan panorama keindahan alam yang menawan akan tetapi
juga akan menambah pengetahuan anda. taman dengan luas mencapai 43.750
ha ini selain terkenal dengan jutaan kupu-kupunya yang menawan juga
memberikan keindahan alam dengan bukit kapur, air terjun serta gua yang
tidak kalah menawan.
Bagi anda yang menyukai wisata dalam air, taman laut taka bonerate mampu
menjadi pilihan bagi anda. taman laut yang menjadi salah satu unggulan
tempat wisata di Sulawesi Selatan ini berada di Kepulauan Selayar ini
merupakan surga bagi para penyelam untuk menikmati pemandangan bawah
laut serta sangat cocok bagi anda yang mempunyai hobi snorkeling. Anda
dapat menikmati berbagai panorama kehidupan bawah laut dengan turut
berenang bersama ratusan ikan, penyu, kura-kura serta keindahan terumbu
karang yang sangat cantik. Selain indah dengan panorama bawah lautnya,
wisata ini juga memberikan harga yang sangat terjangkau. Tarif yang
diberikan untuk menikmati keindahan taman ini adalah 25.000 untuk
wisatawan domestic serta 60.000 untuk wisatawan mancanegara. Tidak hanya
itu, anda dapat menyewa berbagai perlengkapan menyelam hanya dengan
250.000 sehingga anda tidak perlu repot-repot untuk membawa
perlengkapannya dari rumah.
Anjungan Pantai Manakarra selalu ramai pengunjung baik sore maupun malam
hari. Keindahan pantai dengan anjungan unik dihiasi gong perdamaian dan
miniatur perahu Sandeq khas orang Mandar, membuat Pantai Manakarra
menjadi salah satu tempat wisata di Sulawesi Barat teramai di jantung
kota Mamuju.
Tempat wisata di Sulawesi Barat berikutnya ada di Mamuju,Pantai Lombang
Lombang. Berjarak 30 KM dari Mamuju, pantai ini memiliki keindahan senja
hari dengan iringan debur ombak, eksotisnya pasir hitam halus dan pohon
bakau. Pengunjung disuguhkan beberapa fasilitas gazebo, snorkling dan
diving, serta olahraga voli pantai. Cocok bagi wisatawan yang hendak
mengahabiskan liburan akhir pekan setelah penat menjalankan aktifitas.
Berjarak 7 KM atau 15 menit menggunakan kendaraan pribadi dari kota
Majene, kunjungi Wisata Alam Pantai Dato Majene. Keunikan dari pantai
berpasir putih dan berkarang ini menambah keindahan pantai Dato yang
terkenal berair jernih. Snorkling pun bisa dilakukan, atau sekedar
memancing ikan atau menikmati sunset di balik bukit.
Air terjun kedung kayang merupakan salah satu tempat wisata di Magelang
yang menyajikan keindahan air terjun dengan ketinggian sekitar 40 meter.
Berada tidak jauh dari lokasi Ketep pass yakni di desa wonolelo, lokasi
ini menjadi tempat wajib yang tidak boleh anda lewatkan setelah
menikmati panorama gunung di ketep. Selain memberikan panorama alam air
terjun yang sejuk, anda juga dapat mandi di bawah air terjun tersebut
karena airnya yang masih jernih dan sejuk.
Siapa yang tidak pernah mendengar keagungan candi Borobudur. Candi megah
ini pernah menjadi 7 keajaiban dunia yang sangat memukau sehingga
merupakan salah satu tempat wisata di Magelang yang wajib untuk
dikunjungi. Berada di kecamatan Borobudur, candi ini berdiri megah
dengan bangunan dan nilai budaya yang masih kental sehingga mampu
menarik banyak wisatawan baik domestic maupun mancanegara. Selain
menampilkan kemegahan maha karya para pendahulu, kawasan candi Borobudur
juga memberikan panorama alam yang sangat menyejukkan. Selain itu,
sebagai candi umat Budha, ada perhelatan akbar yang mampu menarik
berbagai wisatawan yakni pada perayaan hari raya waisak. Pada saat hari
raya waisak seluruh umat Budha yang ada di sekitar magelang dan
Yogyakarta akan berbondong-bondong untuk merayakannya yang ditutup
dengan penerbangan 1000 lampion pada malam hari sehingga mampu
mengundang banyak orang untuk menyaksikan. 













